RUMUSAN MASALAH:
1.
Apa yang dimaksud dengan Bluetooth?
2.
Bagaimana
sejarah perkembangan Bluetooth?
3.
Bagaimana fitur
keamanan Bluetooth?
4.
Apa kelebihan dan kekurangan Bluetooth?
5.
Bagaimana cara kerja Bluetooth?
PEMBAHASAN
1. Pengertian Bluetooth
Bluetooth merupakan salah satu teknologi
kuno yang masih tetap dipakai hingga saat ini. Bluetooth sendiri merupakan
teknologi yang menggantikan teknologi infrared yang terbilang cukup repot
ketika menggunakannya. Pengertian lebih lengkap dari teknologi wireless yang
digunakan untuk melakukan transfer data jarak pendek dengan menggunakan
transmisi radio (2400-2480 MHz).
2.
Sejarah perkembangan Bluetooth
a. Perkembangan Versi
Bluetooth
Bluetooth yang kita kenal saat ini memang
memiliki banyak versi. Versi awal yang muncul adalah v1.0 dan v1.0B. Versi awal
ini mengalami kegagalan karena perangkat dan teknologi yang belum begitu banyak
digunakan.
b. Bluetooth Versi 1.1 dan 1.2
Bluetooth v1.1 menunjukan perbaikan dengan
disahkan sebagai standar IEEE Standerd 802.15.1-2002, Versi ini juga masih
membawa beberapa kekurangan versi sebelumnya. Akhirnya versi sukses untuk
teknologi wireless ini didapatkan pada v1.2. Versi ini memiliki kompatibilitas
dengan teknologi sebelumnya dengan kecepatan 721 kbit/s. Perkembangan tidak
berhenti sampai di situ, Bluetooth v2.0 + EDR diperkenalkan pada tahun 2004.
Versi ini menggunakan teknologi Enhanced Data Rate (EDR) untuk
transfer data yang lebih cepat. EDR mendukung kecepatan transfer data hingga 3
Mbit/s, meskipun pada prakteknya kecepatan yang ada hanya 2,1 Mbit/s.
c. Versi 2.1 + EDR
Tiga tahun setelah peluncuran v2.0 + EDR.
Bluetooth SIG mengumumkan Bluetooth v2.1 + EDR yang mendukung penuh
kompabilitas terhadap versi sebelumnya. Pada versi ini diperkenalkan
teknologi Secure Simple Pairing (SSP) yang meningkatkan kemampuan
pengirim dan penerima sinyal antar perangkat. Versi 2.1 juga memperkenalkan
fitur Extended Inquiry Response (EIR) yang memberikan lebih banyak
informasi sebelum melakukan pairing pada perangkat lain. Teknologi ini
memungkinkan penyaringan yang lebih baik sehingga dapat menghemat penggunaan
daya.
d. Versi 3.0 + HS
Bluetooth v3.0 + HS diperkenalkan pada 21
April 2009 yang menyediakan kecepatan hingga 24 Mbit/s. Pada versi ini link
Bluetooth hanya digunakan untuk pairing dan pembentukan jalur akses
data, sementara pengiriman dan penerimaan data menggunakan link wireless 802.11
(sama seperti Wi-Fi). Fitur baru dan utama dari versi ini adalah Alternate
MAC/PHY (AMP) yang memberikan dukungan link 802.11 untuk transfer data yang
lebih cepat. “HS” pada versi ini merupaka singkatan dari High Speed melalui
penggunaan link 802.11.
e. Versi 4.0
Teknologi dengan penggunaan daya yang
rendah menjadi salah satu bahasa utama pada tahun selanjutnya. Bluetooth
Low Energy (BLE) adalah hasil yang didapat dan akhirnya melahirkan
Bluetooth v4.0. Konsumsi daya yang kecil, waktu pemakaian yang lebih lama,
biaya produksi yang rendah, jangkauan yang lebih besar serta kecepatan transfer
hingga 1 Mbit/s menjadi ke unggulan Bluetooth v4.0 ini. BLE tidak digunakan
pada semua perangkat oleh karna itu Bluetooth V4.0 menggunakan teknologi Dual
Mode, yaitu mengaktifkan dua tipe wireless. Koneksi wireless Bluetooth Classic
yang masih banyak digunakan pada perangkat yang ada dan BLE sebagai standar
baru penggunaan koneksi wireless. [IRW]
3.
fitur keamanan Bluetooth
Bluetooth
dirancang untuk memiliki fitur-fitur keamanan
sehingga dapat digunakan secara aman baik dalam lingkungan bisnis
maupun rumah tangga. Fitur-fitur yang disediakan bluetooth antara lain sebagai
berikut:
- Enkripsi data
- Autentikasi pengguna
- Lompatan frekuensi cepat (1600 hops/sec)
- Kontrol pengeluaran energi
Fitur-fitur
tersebut menyediakan fungsi-fungsi keamanan dari tingkat keamanan layer fisik/
radio yaitu gangguan dari penyadapan
sampai dengan tingkat keamanan layer yang lebih tinggi seperti password dan PIN. Tetapi dari sebuah artikel Internet,
menurut penelitian dua mahasiswa Universitas Tel Aviv, mengenai
adanya kemungkinan Bluetooth bisa disadap dengan proses pairing berpasangan.
Caranya
adalah dengan menyiapkan sebuah kunci rahasia pada
proses pairing. Selama ini dua perangkat bluetooth menyiapkan kunci digital 128
bit.
Ini adalah kunci rahasia yang kemudian disimpan dan dipakai dalam proses enkripsi pada komunikasi selanjutnya. Langkah pertama ini
mengharuskan pengguna yang sah untuk menginputkan kunci rahasia yang sesuai,
PIN empat digit ke perangkat. Pesan lalu dikirim ke perangkat lainnya,
dan ketika ditanyai kunci rahasia, dia berpura-pura lupa. Hal ini memacu
perangkat lain untuk memutus kunci dan keduanya lalu mulai proses pairing baru.
Kesempatan ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh hacker
untuk mengetahui kunci rahasia yang baru. Selain mengirim ini ke perangkat
Bluetooth yang dituju, semua perangkat Bluetooth yang ada dalam jangkauan itu
juga tetap dapat disadap.
4.
Kelebihan dan kekurangan Bluetooth
1. Kelebihan
Kelebihan yang
dimiliki oleh sistem Bluetooth adalah:
·
Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak
transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter.
·
Bluetooth dapat mensinkronisasi basis data
dari telepon genggam ke komputer.
·
Dapat digunakan sebagai perantara modem.
2. Kekurangan
Kekurangan dari
sistem Bluetooth adalah:
·
Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama
dengan gelombang LAN standar.
·
Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi Bluetooth
yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang
diharapkan.
·
Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang
harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
·
Di Indonesia, sudah banyak beredar virus
yang disebarkan melalui bluetooth dari telepon genggam.
5. Cara Kerja Bluetooth
•Sistem bluetooth terdiri dari :
sebuah radio transceiver,
•baseband link Management dan
Control,
•Baseband (processor core, SRAM,
UART, PCM USB Interface),
•flash dan
•voice codec.
•Baseband link controller
menghubungkan perangkat keras radio ke baseband processing dan layer protokol
fisik.
•Link manager melakukan
aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi seperti melakukan link setup,
autentikasi dan konfigurasi.
Secara umum blok fungsional pada
sistem bluetooth secara umum dapat dilihat pada Gambar dibawah ini.
UART =Universal Asynchronous
Receiver-Transmitter
PCM = Pulse Code Modulation
Proses distribusi aliran data dari
antena sampai host pada teknologi Bluetooth
Tiga buah lapisan fisik yang sangat
penting dalam protokol arsitektur Bluetooth ini adalah :
1.Bluetooth
radio, adalah lapisan terendah dari spesifikasi Bluetooth. Lapisan ini
mendefinisikan persyaratan yang harus
dipenuhi oleh perangkat tranceiver yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz ISM.
2.Baseband,
lapisan yang memungkinkan hubungan Radio Frequency (RF) terjadi antara beberapa
unit Bluetooth membentuk piconet. Sistem RF dari bluetooth ini menggunakan
frekuensi-hopping-spread spectrum yang mengirimkan data dalam bentuk paket pada
time slot dan frekuensi yang telah ditentukan, lapisan ini melakukan prosedur
pemeriksaan dan paging untuk sinkronisasi transmisi frekuensi hopping dan clock
dari perangkat bluetooth yang berbeda.
3.LMP
(Link Manager Protocol), bertanggung jawab terhadap link set-up antar perangkat
Bluetooth. Hal ini termasuk aspek security seperti autentifikasi dan enkripsi
dengan pembangkitan, penukaran dan pemeriksaan ukuran paket dari lapis
baseband.